Mendung yang tidak segera pergi dan hanya mengijinkan hujan menyela kehadirannya….tidak untuk matahari…….kupandangi saja dari sisi ini. Abu-abu…….seperti layaknya warna ragu…….namun sesungguhnya dia kuat….warna yang tegas, meski katanya hasil sebuah paduan.
Kadang mendung ini mengganggu, menghambat jalan sinar. Tapi bukankah sinar layak dicari dengan cara apapun?
Aku disini, seperti abu-abu. Berpikir. Sekali lagi. Mendapatkan kata yang berulang, tapi selalu mampu membuat berpikir untuk tidak segera menjawab. Sekedar berpikir tentang jawaban yang tak bertepi runcing, karena kata yang hinggap dari kicau burung itu juga memasukkan duri.
” Tak mengapa kamu jejakkan kaki di rumah, jika semua sudah terpenuhi”
Terlalu sederhana. Terlalu pendek. Terlalu sempit. Sulit untuk menerimanya tanpa rasa sinis. Sulit juga untuk bicara tak bertepi runcing. Lebih sulit untuk hanya menjawab dengan senyum, tanpa kata.
Seribu alasan pernah hadir bagi siapa pun yang berdiri di sudut ini. Semuanya sah !
Seribu rasa menyertai jejakan kaki disini. Semuanya sah dan subyektif ! Maka jangan bicara dengan satu kalimat, karena tidak akan cukup.
Jika kamu tahu tidak mudah menuliskan keputusan maka lebih tidak mudah ketika sudah benar-benar menjalani. Tidak mudah, bukan berarti gelap. Tinggal bagaimana awal kamu memutuskannya, begitulah seterusnya warna kacamatamu. Tapi jika kamu siapkan aneka kuas dan pewarna, kamu akan mengerti bagaimana pelangi bisa hadir.
Bahkan sekedar berdiri saja disini, tak pernah selugu itu maknanya. Perkaya hatimu dengan cinta, baru kamu akan mengerti……..
*bagi semua fulltime mother ……
hatiku juga lagi mendung nich
purwati
http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
http://purwati-ningyogya.blogspot.com
http://purwatining.multiply.com
hai mbak….salam kenal…
mendung, lalu hujan….setelah itu akan ada sinar matahari lagi…..tenang aja
hadeuuuh…. beraaaat…
Ku perkaya hatiku dengan cinta dl mb’, biar aq mengerti ^_*
Ndah! sampai juga dirimu disini lagi….
diseret aja Ndah, biar entengan…….:))
ahhh…. lama tak melihat wajah blog…
masih ada juga ibunda rajin bernyanyi di sini…