Satu menit berlalu, maka semuanya menjadi kenangan. Mungkin sepanjang sisa umur kemudian, atau malah tak berarti. Kepastiannya, tak mungkin lagi dijumput sejangkau tangan mengacung. Atau sekeras niat mengkristal. Bahkan semesra rindu mendayu…..yang telah lalu maka berlayar sudah. Dan rindu hanya bisa menggantung sendu dalam halimun.
Waktu adalah maharaja absolut yang membentengi menit,jam,hari,minggu,bulan dan tahun yang berlalu. Terlalu keras dan disiplin hingga tak diijinkannya siapapun mengambil kembali bentuk-bentuk yang telah direnggutnya dari setiap yang terjadi. Ingin marah tak guna. Menyesali pun untuk apa. Mengulang keriaannya pun tak mungkin. Maka biarlah sang maharaja menyelesaikan tugasnya. Karena begitulah keadilan yang sesungguhnya dia ciptakan demi kekinian dan nanti.
Ketika yang berlalu adalah pedih perih dan mengumbar tangis, manusia seolah tak merasa perlu melirik lagi benteng waktu yang membentang. Ingin semua terbang tak bersisa bahkan tak setitik juga dalam gas. Entah mengapa, ketika benteng waktu itu membawa seruas saja suka bahagia tawa pesona…..benteng itu ingin dibuat runtuh berkeping. Hingga semua mencair dan diteguk rindu yang memabukkan. Sedang semua tak mungkin lagi. Udara menit ini berbeda dengan yang sudah lalu, mestinya suara tawa yang ada pun tak seirama lagi. Tak mungkin menjadi harmoni peri kerinduan.
Dan begitulah maharaja absolut itu berkata,”….maka biarkanlah…..dan tembuslah waktu di hadapan. benteng ini benteng kabut tipis. tapi kekuatannya tak satu menandingi. pandangi saja di kejauhanmu dan nikmati semua sari rasa yang tersisa. mungkin kamu temukan berlian jika tak kau sentuh yang pernah menjadi duri di nafasmu, dan kau hirup busuknya yang kini mewangi. mungkin menjadi pedang yang menusukmu, jika kau coba raih kilau emas yang telah lalu. karena kilau itu akan melalui ribuan mesin pengasah dan tetap tak mampu menempatkan dirinya dalam kekinian.”
Disini….tangan halus membelai . Menggamit dan menuntun….ini jalan kecil dan berliku penuh misteri. Tapi ini adalah jalan yang kini……….
Komentar Terakhir