Fun With Clay

2 10 2007


UPDATE : untuk fun with clay ini, ada videonya disini…

Mulanya, cuma ingin mencari pernik rumah yang tak kunjung selesai pembangunannya ini. Maklumlah….sebagai warga yang tidak bertitel konglomerat, pembangunan sebuah rumah tentu harus dilakukan amat perlahan. Kebetulan juga kami adalah orang Jawa, sehingga disini terjadilah apa yang dikatakan ” alon-alon asal kelakon”. Maka, dalam waktu-waktu itu dan ini, kami seringkali menyusuri kota, sejak tengah hingga pinggiran, demi segala yang kami butuhkan dan impikan. Termasuk segala impian tentang pernik dari rumah ini. Maka kesanalah kami menghabiskan akhir pekan lalu.

Nyatanya rumah itu memang begitu sejuk dan sangat indah. Berada di dalamnya serasa ingin menikmati sebuah bulan madu penuh kenangan tak terlupakan. Terlebih bagi orang-orang yang penuh cinta. Seperti aku juga yang selalu jatuh cinta pada karya-karya yang ada disana. Tapi pasti bukan aku seorang yang tiba-tiba disergap rasa romantis. Setidaknya, kulihat kekasih-kekasih kecilku amat tidak menyesali bangun paginya yang terpaksa. Dan terluncur juga sebuah kalimat janggal dari salah satunya,” aku ingin menikah disini….’ Ya, tentu saja janggal jika itu dia yang mengucapkannya.

Bagian terbaik dari semuanya, adalah kesempatan untuk merasakan diri sebagai seorang seniman pembuat keramik. Tak usahlah ditanyakan bagaimana perasaanku untuk kesempatan yang diberikan itu. Karena tak dipungkiri, rasa seni dan berkubang di dalamnya tentu akan menggelitik satu sumbu hatiku. Aku bicara tentang kekasih-kekasihku itu. Mereka begitu gembira melihat terbukanya kesempatan untuk melakukan sesuatu yang baru dan menyenangkan. Terlebih jika hasilnya akan berwujud nyata dan dapat dikagumi sendiri hingga akhir masa.

Kembali pada soal warga kebanyakan bukan komglomerat tadi, lembaran yang mungkin melayang di rumah ini untuk membawa pulang pernak pernik yang disukai bisa relatif membuat dahi ibu rumahtangga berkerut. Setidaknya dari sisi kotak kulit yang terselip di bawah lenganku. Hal ini membuatku berpikir nakal. Kekasih-kekasihku itu kuminta membuat hasil karya yang bentuknya tidak terlalu besar. Dengan demikian dari tanah liat sebesar bola tenis itu, akan bisa dibawa pulang beberapa macam pernik yang jika harus diuangkan, membuat kita mengurungkan niat. Yah….mungkin bisa dimaklum oleh sesama perempuan. Tapi yang terpenting, rasanya daun-daun tanaman disana tidak hanya melambai tertiup angin, namun juga seolah memanggilku kembali dan kembali lagi……asalkan pak Uban bisa selalu berlega hati membuka dompetnya…oouuch !


Aksi

Information

21 responses

2 10 2007
TaTa

Horeeeeeeee pertamaaaaaaa *tari perang*. eh mba N itu webnya si widianto salah yah ?? gk bisa diakses

2 10 2007
iway

mahal banget ye jeung, dipoto aja trus di frame ๐Ÿ˜€ mungkin lebih murah hihihi

2 10 2007
de

wah ide nakalmu boleh jugak?
@tata: bisa kok, kompimu aja yg oon hahahaha

2 10 2007
djoko

kenapa mesti akhirnya “oouuch !” kesenggol ya Mbak ?

2 10 2007
TaTa

weksss mba de sok tau ..itu udah dibenerin ma mba N :p..iya kan mba N ?? *guncang2 badannya*

2 10 2007
-Fitri Mohan-

gue berkali2 ke f.widayanto. makan disana juga. emang keren banget tuh rumah. masih mbak hera nggak yang sibuk nganterin tamu2nya?

2 10 2007
danudoank

blom kesampean juga ngajak nanda ke sana. beberapa temannya pernah bikin keramik di sana. ooucch juga ni yg bakal keluar kalo ke sana secara ibunya nanda suka keramik gitu. bagus kan gak harus mahal toh bu ๐Ÿ™‚

2 10 2007
Ely Meyer

poto nomer telu lucu ^_^

3 10 2007
venus

wahahaha..siapa yg bilang “aku ingin menikah di sini”?? si ari? halah halaaahh…

‘ouucchhh’ itu juga jatahku. itu venus banget yang suka nyrempet2 daerah terlarang gitu.

gini nih kalo pembaca kebanyakan complain. aarrgghhhhhhhh…..

3 10 2007
aLe

huhuhu.,
manajemen duitnya mboys ๐Ÿ˜€

3 10 2007
Innuendo

idenya iway oke tuh kkekekekke

tebakan venus bener eh. si ari hehehe…kirain si gemini boy

3 10 2007
endang

*tata,udah dibenerin ya Ta…dan jgn keras2 guncang gue….
*iway, wah saya punya ide lagi….
*de, maklum, saking pengennya de..
*joko, coba aja kalo sampeyan ngajak istri kesana, siapa yg ngomong ooouuch itu..hehehe
*fitri,sayang puasa, gak jadi makan deh gue…kmrn guidenya cowok tuh..
*danu, tp yg widayanto kan cuma satu dan mahal mas…
*ely, heheh…buatan ari itu..
*venus, iya mbak..si ari! jgn kesana kalo gak mau oouucch terus2an…
*ale, hehehe…ibu2 Le..
*innuendo, dlm hal ini mgkn gemini boy blm kepikiran…

3 10 2007
kenny

aku jg pengin nikah disana…wah telat ;))
itu di pic, anak2 yg buat??

3 10 2007
angin-berbisik

wah pangeran2 kecilnya pinter berkreasi dengan clay ya ๐Ÿ™‚

3 10 2007
isnuansa_maharani

keren kura-kuranya. jauh sama yang dijual di sepanjang jalan purwakarta [kalo ke bandung ga lewat tol], saya pernah beli satu sepuluhribuan, dijamin nggak keluar kata “oouuch!”

4 10 2007
Muhammad Mufti

Demi kreativitas para kekasih, mestinya Pak Uban maklum kalau dompet harus selalu terbuka dan siap dikeluarkan isinya.

4 10 2007
endang

*kenny, iyo anak2…ada cetakannya..
*tia, ada cetakannya jeng…
*isnuansa, tp pasti ada beda kualitasnya ya…
*mufti, heheheh….itu maunya org perempuan…

6 10 2007
ichaAwe

kreatif … suka deh

8 10 2007
Putirenobaiak

hihihi sapa yg bilang “aku ingin menikah di sini”? anakmu? oalah ndang hebat..hebat ! *two thumbs up* ๐Ÿ™‚

8 10 2007
endang

*ichaawe, hehehe, pake cetakan tuh..
*meiy, yg mana hebat? berkaryanya apa ide menikah? hahahahha

27 02 2008
claygeek

hasil karyanya keren2

makasih…..berkat cetakan yg ada tuh…hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: